Rabu, 05 Februari 2014

MENUJU INDONESIA, YANG BAROKAH...








 

Indonesiaku….
Kini engkau  tak lagi berdaya 
Kini engkau … tak seperti  yang  dulu
Kondisimu…
Mulai tak,,, bersahabat
Kelemahan  fisikmu  terkadang…
Membuat lelah untuk  terbangun…
Menyongsong   TUJUAN NAN HARAPAN HIDUP…
Sejatinya,,,
Tak’kan menyurutkan semangat … untuk menghadapinya

Walau….
Gunung-gunug,Daratan,lautan & hasil  bumimu…
Yang ada padamu… seluruhnya…
Kini… saling tertimpa  bencana musiman…

Tak… sedikit dari potensi alammu terkendali
Tak… semudah setiap orang lalui medan ..
Ujian hidup ini…
BANJIR BANDANG,GUNUNG ERUPSI TANAH LONGSOR & GEMPA BUMI,
 sebagainya….
Itu…semua terjadi… begitu  MENEGGANGKAN
HINGGA… BEGITU DAHSYATNYA… yang kita SAKSIKAN…
& INTENSITAS CUACA yang  slalu MENGHANTUI…
BUMI PERTIWI…
Akan.. kah
Ada  kalanya usai
Ujian ini berakhir….

Tentulah…
Duhai saudariku..
Hanya taqdir ilahilah..
Yang  mampu MENJAWABNYA
Semua… yang terjadi sudah di tentukan
50,000 ribu tahun lamanya,
Sebelum langit  & bumi tercipta 
untuk segenap  makhluk hidup
Yakinlah…
Duhai.. saudariku
Yakinlah dengan selalu merenungkan KEHIDUPAN INI..
KEHIDUPAN yang penuh dengan UJIAN…
Di..kala SENANG maupun SUSAH
Karna…
Kedua sama dengan ujian…
Yang tentunya…
Akan menjadi barometer..
Kekuatan IMAN NAN TAQWA..
Kita, mampu atau tidaknya ANDA…
Menghadapinya….
Karna..
Segala sesuatu ada sebab nan akibatnya
Apa yang kita KERJAKAN…
Maka…
Dari itu ..
Mari.. kita menggalang bersama-sama..
Menjadi PELOPOR.. PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK..
Dari sebelumnya….
Demi..
Terciptanya ..
KEMAKMURAN NAN KEBERKAHAN
Bangsa & Negara NKRI INI….------
YANG MUSTAHIL..
TIDAK AKAN TERCAPAINYA
TUJUAN NAN HARAPAN ..****
PERUBAHAN YANG LEBIH BAIK…
DEMI TERWUJUDNYA ,,
KEBERKAHAN.. NKRI INI…----
MELAINKAN…
DENGAN.. NIAT SUNGGUH-SUNGGUH SERIUS BERTEKAD
PRATEK LANGSUNG…DI LAPANGAN & BERUPAYA MEMPERTAHANKAN SERTA MENINGKATKANYA..
BUKAN.. SEKEDAR KEBANYAKAN TEORI BERBICARA..
HANYA MENJADI RACUN BENCANA…….
ITULAH.. HARAPAN RAKYAT ..
HARAPAN UNTUK INDONESIA… YANG TERBAIK…
PENULIS..
PEMILIK SITUS PRIBADI : EDY NUGROHO…

KOTA  BANDA ACEH-, 04-03-1435 H / 05-02-2014 M
EDY NUGROHO
www.Edynugroho.com

Senin, 30 Desember 2013

Refleksi Akhir Tahun 2013 Rapot Merah Rezim Sekuler


red-book

                               
 Oleh : Abu Ya'la Babussalam,Lc
Indonesia, negeri kaya tapi tak henti dirundung nestapa. Nasib serupa dialami kaum Muslim di berbagai belahan dunia. Di Indonesia, dinamika politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam selama 2013 menunjukkan betapa negeri ini belum mapan danjauh dari harapan.

Politik: Demokrasi dan Gurita Korupsi

ycscTahun 2013, tahun penting menjelang suksesi kepemimpinan. Parpol pun berancang-ancang berebut kekuasaan. Puluhan parpol mendaftar, namun hanya 12 parpol yang berhak berebut suara di pemilu. Hampir semuanya partai lama. Kalau pun baru, orangnya stok lama.

Di saat yang sama, tabir busuk parpol mulai terkuak. Syahwat mengumpulkan uang dengan segala cara untuk membiayai proses politik demokrasi tak bisa ditahan lagi. Jadilah parpol menjadi sarang para koruptor. Wakil-wakil rakyat satu per satu dicokok oleh KPK. Korupsi juga dilakukan oleh birokrat di berbagai sektor. Dilakukan oleh pejabat berbagai kementerian, jenderal polisi, kepala SKK Migas, badan yang mengurusi pengelolaan usaha hulu migas, bahkan ketua MK.

Korupsi juga menyebar ke seantero negeri, dilakukan oleh para kepala daerah. Kemendagri mencatat, 309 kepala daerah terjerat kasus korupsi sejak pilkada langsung pada 2005, baik berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana. Dirjen Otda Djohermansyah Djohan menilai faktor utama semua itu adalah tingginya biaya politik selama pilkada.

Itulah mengapa, muncul politik dinasti. Begitu ada yang berkuasa, kekuasaan terus dipertahankan pada dinastinya. Pakar menyebutnya 'cacat bawaan demokrasi'.

Sebab mendasarnya adalah bobrok dan rusaknya sistem politik demokrasi. Cukuplah jadi bukti, banyaknya pejabat politik, politisi dan kepala daerah yang merupakan produk langsung demokrasi, ramai-ramai terjerat korupsi. Bahkan begitu rusaknya sistem ini, siapapun yang masuk ke dalamnya, yang semula baik, akhirnya terseret juga dan yang berusaha bertahan untuk tetap baik harus terus makan hati, jika tidak terpental.

Ekonomi: Jago Utang, Dikuasai Asing

world-bankHingga November 2013, utang pemerintah mencapai Rp 2.354,54 triliun, naik Rp 376,83 triliun (Rp 34,26 triliun perbulan) dari utang di akhir2012 sebesar Rp 1.977,71 triliun.

Utang menjadi andalan Indonesia karena kekayaan alam telah digadaikan kepada asing. Rektor UGM Prof Pratikno mengatakan, hingga September aset negara sekitar 70-80 persen telah dikuasi oleh asing. Asing telah menguasai 50 % aset perbankan, 70-75% sektor migas dan batubara, 70% sektor telekomunikasi, bahkan 80-85% hasil pertambangan emas dan tembaga.

Dalam situasi seperti itu, pemerintah tak berkutik, titah asing tak bisa ditolak. Dengan berbagai dalih dan alasan, mulai Sabtu (22/6/2013) harga BBM bersubsidi dinaikkan pemerintah. Premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter.

imfItu terjadi di tengah dampak krisis ekonomi yang belum pulih, membuat rakyat makin susah, dan ekonomi negeri ini melambat. Kemiskinan pun terus tak terpecahkan. BPS mencatat, per Maret 2013 masih ada 28,7 juta orang miskin atau 11,37%. Tapi, jumlah penerima raskin 2013 sebelum kenaikan BBM ada 15,5 juta Rumah Tangga Sasaran (RTS), atau 62 juta orang (asumsikan satu keluarga 4 orang). Jumlah RTS penerima BLSM malah lebih besar lagi.

Fakta lapangan menunjukkan kemiskinan cenderung makin kronis. Ini pula yang dirasakan Gubernur DKI Joko Widodo. Saat sidang paripurna DPRD DKI Jakarta April 2013, Jokowi memaparkan penduduk miskin pada September 2012 berjumlah 366.770 orang (3,70 %), lebih tinggi dari . angka pada September 2011 berjumlah 355.200 orang (3,64 %).

jokowiAngka pengangguran ikut menegaskan. BPS mencatat, pengangguran terbuka ada 7,39 juta orang per Agustus 2013 (6,25 %), meningkat 6,14 % dari periode yang sama 2012 berjumlah 7,24 juta orang.

Belanja APBN-P 2013 sebesar Rp 1.726,19 triliun dinaikkan Rp 116,2 triliun menjadi Rp 1.842,4 triliun di APBN 2014. lronisnya, pengeluaran APBN lebih banyak untuk kepentingan birokrasi termasuk untuk fasilitas dan perjalanan dinas, dan untuk bayar utang dan bunganya. Sebaliknya, pengeluaran langsung kepada rakyat - diantaranya subsidi- terus dikurangi.

Di sisi penerimaan dinaikkan dari Rp 1.502 triliun (APBN-P 2013) menjadi Rp. 1.667,1 triliun di APBN 2014. Penerimaan dari pajak dinaikkan dari Rp. 1.148,36 triliun (76,5%) menjadi Rp 1.280,4 triliun (76,8%). Artinya, beban pungutan pajak atas rakyat makin bertambah. Lagi-Iagi pemerintah lebih suka menambah beban pungutan terhadap rakyat, sementara kekayaan alam milik rakyat justru diserahkan kepada swasta terutama asing.

Sosial Budaya: Kian Rusak dan Liberal

sex-bebasTahun 2013 banyak terjadi konflik horisontal. Demokrasi yang diangankan melahirkan tatanan masyarakat yang lebih baik ternyata sebaliknya. Masyarakat kian liberal dan terputus jalinan persaudaraannya. Konflik antar anggota masyarakat terjadi hampir harian. Banyak masalah berujung pada kekerasan dan anarkisme. Bentrok antarkampung, antarsuku, antarpreman, antarsekolah, antarormas, antarpendukung calon kepala daerah, bahkan antargeng kerap terjadi. Dan negara tampak tak berdaya.

Budaya kekerasan ini berimbas kepada lahirnya manusia-manusia sadis. Kriminalitas tumbuh sangat mengkhawatirkan. Pembunuhan makin beragam modus operandinya.

Sementara kalangan remaja tergerus moralnya. Seks bebas menggejala. Video mesum tak hanya dibuat kalangan dewasa, tapi remaja hingga siswa SMP. Bahkan ada pelajar SMP di Surabaya yang memucikari kawan-kawannya sendiri.

Di sisi lain, pendidikan gagal melahirkan generasi terbaik. Banyak koruptor justru pernah mengenyam pendidikan tinggi. Bahkan diantaranya ada yang bergelar profesor dan doktor. Terbukti, pendidikan yang berjalan, kering dari nilai-nilai moral dan etika, apalagi agama. Yang terlahir justru generasi yang permisif, hedonis, materialis, dan individualis.

Internasional: Umat Islam Teraniaya

rohingyaSituasi dunia Islam belum berubah. Bahkan di beberapa tempat makin buruk. Umat Islam menjadi keganasan berbagai rezim. Di Suriah, lebih dari 125 ribu Muslim dibantai oleh rezim Bashar Assad. Anehnya, dunia membiarkan pembunuhan massal tersebut.

Di Palestina, umat Islam masih menjadi bulan-bulanan tentara Israel. Rumah mereka dihancurkan dan diganti permukiman Yahudi. Bahkan bagian bawah Masjid AI-Aqsha dibuat terowongan untuk membangun tempat peribadatan kaum terlaknat itu. Umat Islam di Gaza diblokade dari seqala penjuru. Terowongan yang menghubungkan Gaza-Mesir dihancurkan. Sementara itu, di Afghanistan umat Islam terus dijajah oleh Amerika Serikat dan penguasanya sendiri.

Di belahan dunia lainnya, kaum minoritas Muslim terus jadi bulan-bulanan. Muslim di Xinjiang (Cina), Rohingya (Myanmar), dan Pattani (Thailand) berjuang untuk membebaskan diri dari kekejaman rezim penguasa. Sementara di Barat, minoritas Muslim sering mendapatkan perlakukan diskriminatif. Mereka semua tak bisa berbuat banyak, kecuali bertahan dan membela diri dengan kemampuan yang ada.

Menarik Ibrah

Pertama, Setiap penerapan sistem sekuler, yakni sistem yang tidak bersumber dari Allah Subhanahu wa Ta'ala, Pencipta manusia, kehidupan dan alam semesta, pasti akan menimbulkan kerusakan dan kerugian bagi umat manusia. SebabAliah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan:

Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS al-A'raf 7:96)

Maka semua itu semestinya menyadarkan kita semua untuk bersegera meninggalkan semua bentuk sistem dan ideologi kufur, terutama kapitalisme dan kembali kepada jalan yang benar, yang diridhai olehAliah Subhanahu wa Ta'ala.

ibrahKedua, dalam kenyataannya Barat tak pernah membiarkan rakyat di negeri-negeri muslim membawa negaranya ke arah Islam. Mereka selalu berusaha agar sistem yang diterapkan tetaplah sistem sekuler meski dibolehkan dengan selubung Islam, dan penguasanya tetaplah mau berkompromi dengan kepentingan Barat. Itulah yang terjadi saat ini di negeri ini, sebagaimana tampak dari proses legislasi di parlemen dan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah, khususnya di bidang ekonomi dan politik yang lebih menguntungkan kepentingan Barat. Cengkeraman Barat juga tampak di negeri-negeri muslim yang tengah bergolak seperti di Suriah, begitu juga di Mesir dan negeri-negeri lain di kawasan Timur Tengah. Kenyataan ini juga semestinya memberikan peringatan umat Islam untuk tidak mudah terkooptasi oleh kepentingan penjajah. Juga peringatan kepada penguasa dimanapun untuk menjalankan kekuasaannya dengan benar penuh amanah demi tegaknya kebenaran Islam, bukan demi memperturutkan nafsu serakah kekuasaan dan kesetiaan pada negara penjajah.

Ketiga,
bila kita ingin sungguh-sungguh Iepas dari berbagai persoalan yang tengah membelit negeri ini, maka kita harus memilih sistem yang baik dan pemimpin yang amanah. Sistem yang baik hanya sistem yang berasal dari Dzat yang Maha Baik, itulah syariah Islam. Dan pemimpin yang amanah adalah yang mau tunduk pada sistem yang baik itu. Di sinilah esensi seruan Selamatkan Indonesia Dengan Syariah yang gencar diserukan oleh HizbutTahrir Indonesia.

Keempat,
Karena itu seluruh komponen umat Islam harus bekerja sama dan berusaha sungguh-sungguh penuh keikhlasan dan kesabaran untuk menghentikan sekularisme dan menegakkan syariah dan khilafah. Hanya dengan sistern berdasar syariah yang dipimpin oleh seorang khalifah, Indonesia dan juga dunia, benar-benar bisa menjadi baik. Syariah adalah jalan satu-satunya untuk memberikan kebaikan dan kerahmatan Islam bagi seluruh alam semesta, sedemikian sehingga kezaliman dan penjajahan bisa dihapuskan di muka bumi. Wallah a'lam bi ash-shawab

Selasa, 24 Desember 2013

Wajah Hitam Kelam Demokrasi Menjelang Pemilu 2014


illusion_of_democracy
Benar-benar menampakkan  “Wajah Kelam Demokrasi Jelang 2014″. Demokrasi merusak, menghancurkan, dan membinasakan bangsa Indonesia.
Berapa ratus triliun uang rakyat yang dikuras melalui APBN untuk mendanai kesesatan dan sistem dajjal demokrasi  itu?
Adanya kebebasan atau liberalisasi di semua sektor kehidupan,  bukan membuat bangsa menjadi lebih berkarakter, dan berlomba-lomba dalam kebaikan, tetapi mereka berlomba-lomba menuju kepada kesesatan dan kehancuran, secara total.
Proses kebebasan atau liberalisasi bangsa Indonesia, melebihi proses kebebasan yang yang pernah  terjadi di masyarakat Barat. Kebebasan dan liberalisasi di semua sektor kehidupan bangsa Indonesia, sudah sangat menyentuh sendi-sendi dasar kehidupan bangsa Indonesia. Semua itu hanya akan menuju kepada satu tujuan yang sifatnya destruktif secara massal.
Sekarang partai mana yang tidak terlibat dalam korupsi dan tindak pencucian uang? Tidak ada satupun partai politik, di Indonesia yang bersih dari korupsi. Tidak ada satupun pemimpin partai yang tidak bersentuhan dengan korupsi atau pencucian uang langsung atau tidak langsung. Partai mana yang pemimpinnya masih memiliki moralitas agama dan mengamalkannya secara jujur?
Mulai dari partai yang lahir di era Reformasi, seperti Partai Demokrat, PAN, PKB, dan PKS, atau PBB, dan masih adakah partai ini yang bersih dari kejahatan korupsi dan tindak pencucian uang?
Tidak ada satupun mereka yang terbebas dari korupsi. Semua mereka menikmati korupsi dengan penuh kesadaran. Seakan hidup para pemimpin partai itu hanyalah untuk menikmati korupsi.
Tentu, paling membuat rakyat masygul, adalah terhadap Partai Demokrat, karena partai yang pernah para pemimpinnya mengatakan, “tidak” kepada korupsi, justru seluruh pemimpin tertingginya terlibat kasus korupsi dalam skala yang sangat besar.
Ini semua tak terlepas  peranan dari Ketua Umum Partai Demokrat, SBY dalam memimpin partai. Sejatinya  SBY sudah gagal membawa Partai Demokrat, bangsa, dan negara kepada kehidupan yang terbebas dari korupsi  dalam skala luas. Rezim SBY menjadi copypaste dari rezim KKN Soeharto. SBY membuat korupsi lebih sistemik di seluruh lapisan struktur negara atau pemerintahan.
Tentu, jika SBY memiliki kesadaran yang mendalam terhadap kondisi nasional sekarang ini, justru SBY sudah meminta berhenti sebagai presiden, karena gagal melaksanakan kewajiban konstitusionalnya sebagai presiden.
Partai Demokrat di bawah kepemimpinan SBY memiliki stigma yang sangat negatif. Kasus pembangunan sarana olahraga di Hambalang Bogor dan pembangunan Wisma Atlet di Palembang, dan kasus-kasus lainnya, seperti diungkapkan oleh Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin, sejatinya sudah membuat Partai Demokrat, tidak layak lagi tetap hidup dan menjadi partai politik yang memiliki tanggung jawab moral kepada bangsa dan negara.
Kasus ini melibatkan mantan Ketua Umum Parta Demokrat Anas Urbaningrum (tersangka dan belum ditahan). Mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng yang juga mantan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (tersangka dan ditahan). Mantan Bendahara Partai Demokrat M. Nazaruddin (divonis 7 tahun) dan mantan Wasekjen Partai Demokrat, Angelina Sondakh (divonis 4 tahun). Kemungkinan tokoh-tokoh lainnya dari Partai Demokrat tidak tertutup kemungkinan menjadi tersangka.
Kemudian,  Partai Golkar, partai bentukan Jendral Soeharto ini, sejatinya “rajanya” korupsi di Indonesia. Golkar bisa dikatakan sebagai  partai yang paling korup ditandai dengan kasus pengadaan kitab suci Al Quran di Kementrian Agama.
Al-Qur’an pun menjadi objek korupsi oleh Golkar.  Kasus ini melibatkan kader partai Golkar, Zulkarnaen Djabar. Anggota DPR Partai Golkar daerah pemilihan Jabar V ini divonis 15 tahun penjara. Putranya Dendy yang juga kader Partai Golkar juga divonis 15 tahun penjar.
Stigma Golkar sebagai ”raja” korup sangat sempurna, saat kasus tertangkap tangannya Akil Mochtar, Ketua Mahkamah Konstitus (MK)i dalam kasus suap Pilkada Bupati Lebak. Akil Mochtar yang menjadi Ketua MK adalah kader partai Golkar dan pernah tiga periode menjadi anggota DPR.
Kasus suap dalam sengketa Pilkada Bupati Lebak ini juga melibatkan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan). Wawan adalah adik Gubernur Banten, Ratu Atut Choisyah. KPK menduga, Ratu Atut Choisyah ikut ambil bagian dalam proses terjadi suap kepada M Akil Mochtar.
Selain Gubernur Banten, Ratu Atut adalah tokoh perempuan Partai Golkar. Masih dalam kaitan kasus ini, Partai Golkar tak dapat dilepaskan dari sosok sebagai partai korup, karena Chairunnisa, tokoh wanita Partai Golkar Kalimantan Tengah ini adalah juga anggota DPR Partai Golkar. Chairunnisa diduga ikut terlibat dalam kasus suap sengketa Pilkada Bupati Gunung Mas, Kalteng.
Kasus Akil Mochtar menjadi sangat sempurna, bukan hanya Akil Mochtar sebagai Ketua MK, menerima  suap dan sogok, tetapi Akil juga berdasarkan tes DNA  menggunakan sabu. Sungguh sempurna apa yang dilakukan oleh Akil,  kader Golkar ini.
Stigma korup juga melekat kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). KPK menyatakan 15 kader partai ini terlibat dalam kasus korupsi pemilihan Deputy Gubernur Bank Indonesia (BI) di antaranya Panda Nababan, Dudhi Makmun Murod, Agus Chondro dan Willem Tutuarima.
Sosok  PDIP yang dipimpin anak Bung Karno, yaitu Megawati, sebagai partai korup juga sampai berkembang di daerah-daerah setelah sejumlah kadernya yang menjabat sebagai bupati/walkota hingga gubernur dicokok KPK, karena terlibat kasus korupsi.
Menurut Litbang PDIP, Kwik Kian Gie, menyatakan PDIP yang dipimpin Mega, partai yang paling korup. Partai yang mengaku partainya “wong” cilik, tetapi tokoh dan anggota parlemennya paling tamak, dan bahkan, Megawati memberikan pengampunan kepada konglomerat  hitam (Cina) pengemplang BLBI Rp 650 triliun.
Menjelang pemilu 2014 nanti, tetap kekuatan politik wajah lama, seperti Golkar,  PDIP, dan mungkin Demokrat yang akan tetap dominan. Tak akan ada muncul tokoh atau pemimpin baru yang bakal lahir.
Disamping itu, karena kekuatan regional dan multiralteral tetap menginginkan kepastian dan jaminan bagi kepentingan mereka di Indonesia. Mereka pasti tetap milih partai lama tokoh lama, dan akan melakukan negosiasi dengan kekuatan politik lama.
Tidak mungkin kekuatan modal dari kepentingan regional atau multilateral yang hadir di Nusa Dua, Bali, dalam KTT APEC, mau menerima kekuatan politik baru, yang tidak dapat memberikan jaminan kepastian kepada kepentingan investasi dan modal mereka. Inilah yang akan terjadi. Betapapun mereka sebuah pemimpin rezim yang sangat korup.
Barisan Kaum Munafik
Betapa perihnya melihat masa depan Indonesia nanti. Berbagai nuansa yang sangat destruktif sudah sangat nampak di depan mata. Apalagi, kalau mencermati nama-nama daftar calon legislatif pusat atau daerah, mereka dari segi kualitas moral, integritas,  dan komitmen kepada rakyat sangat nihil. Mengharapkan perbaikan dan pembaharuan dari mereka  hanyalah mimpi buruk.
Mereka adalah orang-orang yang hanya akan menghamba kepada hawa nafsunya belaka. Demi kekuasaan, jabatan, harta, dan kenikmatan dunia.
Tidak ada diantara mereka yang sungguh-sungguh dan jujur mengabdi kepada kepentingan rakyat yang dilandasi oleh kejujuran dan pengabdian. Apalagi, sisi-sisi moral agama. Tidak ada lagi paramater moral yang mereka gunakan. Inilah yang potret masa depan Indonesia.
Apalagi, kalau melihat bakal calon-calon presiden pada pemilu presiden 2014 nanti. Hanya terdiri tokoh-tokoh yang sudah sangat jelas, bagaimana masa lalu  mereka ini. Mereka tak pernah berpihak kepada rakyat dan umat. Mereka hanya menjadi bintang iklan di  televisi dengan penuh kepura-puraan yang palsu dan menipu.
Indonesia akan dipimpin dan diatur para munafiqin. Mereka kalau berbicara selalu penuh dengan dusta dan bohong. Antara yang diucapkan lewat mulutnya, selalu diselisihi oleh hatinya, dan amalnya.
Jika mereka mengaku ingin membela rakyat, sejatinya mereka itu bertujuan menghancurkan rakyat. Sementara itu, kalau mereka memberikan janji, pasti selalu mengingkari atau berbohong, dan jika diberi amanah pasti akan berkhianat. Amanah apa saja, termasuk amanah kekuasaan, pasti mereka berkhianat.
Bersiap-siaplah menghadapi era kehidupan yang kelam. Akibat kita terperosok ke dalam jurang demokrasi. Selamanya, kebathilan akan membawa kerusakan dan kehancuran terhadap dirinya. Persis seperti yang terjadi di negara-negara Barat yang sedang menuju kehancuran dan sekarat.
Para munafiqin atau orang-orang hatinya terkena penyakit nifaq itu, persis digambarkan dalam surah al-Baqarah ayat 204, seperti dalam asbabul nuzulnya, di mana seorang yang bernama Akhnas bin Syuraiq datang kepada Nabi Shallahu alaihi wasssalam, kemudian memuji Nabi dan menyatakan masuk Islam.
Tetapi, sesudah Akhnas meninggalkan Nabi Shallahu alaihi wassalam, dan pulang melewati kebun dan peternakan milik kaum Muslim, Akhnas membakar kebun dan ternak yang dimiliki kaum Muslimin.
Munafik selalu antara mulut dengan hati dan amal atau tindakannya berselisih. Sulitnya orang-orang munafik berada di tengah-tengah komunitas Muslim. Wallahu’alam

Potret .. untaian tulisan ... Kenangan bersama SMP AMAR MA'RUF...





Di … saat massa terindah___
Di … saat-saat memori kembali mengenangnya```
Di mana… ku teringat awal bermuara*
Bersejarah mendulang ilmu… di Smp Amar Ma’ruf
Yang berlokasikan .. di sekitar Bulak Kapal ,,
Bekasi timur ini….

Dimana…
Terukir… semua kenangan pahit maupun manisnya…
Bersama jajaran rekan kerabat semasa 3 tahun lamanya ---- dalam menempuh dunia  pendidikan.. **
Terbungkus semua segudang kenangan indah**
--- haru.. tawa nan tangis ..
Menjadi satu rasa … satu persahabatan ^^
Sebagaimana  terlukis dalam firman allah tabbaroka wata’ala … ‘’ yang berbunyi :

http://www.surah.my/images/s049/a012.png

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Al’ hujurat.13 )
Nan jua firmanya Qs. An-nisa: http://www3.pmo.gov.my/WebNotesApp/RqrMainm.nsf/268685aaa7f9d1af48256d6a0009eb6c/09305db766301e86482566cd00323257/RqrKaligrafi/0.70?OpenElement&FieldElemFormat=gif
Wahai sekalian manusia! bertaqwalah kepada Tuhan kamu yang telah menjadikan kamu (bermula) dari diri yang satu (Adam), dan yang menjadikan daripada (Adam) itu pasangannya (isterinya - Hawa), dan juga yang membiakkan dari keduanya - zuriat keturunan - lelaki dan perempuan yang ramai. Dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu selalu meminta dengan menyebut-nyebut namaNya, serta peliharalah hubungan (silatur-rahim) kaum kerabat kerana sesungguhnya Allah sentiasa memerhati (mengawas) kamu.
Dan  apa yang terukir  dalam  haditsh.. ‘’

اْلمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَاْلبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
"Hubungan seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat satu bangunan, sebagian yang setu mendukung/menguatkan bagian yang lainnya"(HR. Bukhari-Muslim)
DAN.. sejatinya  ini  merupakan suatu cerminan adab&akhlaq seorang muslim yang sejati, Secara vertikal nan horizontal menempuh jalan ketaqwaan pada allah tabbarokawata’ala
Yang .. tentunya peristiwa tiada tara  ini ..
Tak’kan  bisa berputar kembali…
T’lah berganti waktu demi waktu..  terus berjalan 

Akankah semua ini .. SIRNA TERLUPAKAN,,
Dari rasa kepedulian  angkatan sesama ALUMNUS… 
------***_____------------***----------------^^^`````````

Maka alangkah baiknya  janganlah .. pernah melupakan…
Daripadanya jasa-jasa sang guru kita… ‘’

Dari itu… atas NAMA PANGGILAN HATI NURANI..
Mari kita seksama ..
Menggalang  bersama-sama MERAJUT UKHUWAH..
TALI SILAHTURAHIM… ^^….

Demi terwujudnya..
--- Cinta kasih Sayang …
--- Seksama ALUMNUS..
Yang bersatu padu rasa keharmonisan..
Cinta Sejati Persaudaraan SMP AMAR MA’RUF. ..

PENULIS…
PEMILIK SITUS PRIBADI : Edi Nugroho…

Dengan via website : www.EdiNugroho.com
Dengan via Blogspot :Abu.yala96@blogspot.com
Dengan via Twitter : Abu_yala96
Dengan via Facebook : Abu Ya’la Babussalam,